BELAJAR BERBAGI

Bagi sobat-sobat yang sedang mencari struktur kurikulum 2013 SMK program keahlian Teknik Mesin dan teknik otomotif (TKR) dapat didownload pada link di bawah ini :

Struktur Kurikulum 2013 SMK teknik mesin

struktur-kurikulum-teknik-otomotif11

Silabus Teknologi Dasar Otomotif X

KI – KD kurikulum SMK 2013

 

Iklan

Silabus SMK kurikulum 2013 program keahlian teknik teknik kendaraan ringan (TKR) dapat diunduh disini :
Silabus Teknik Kendaraan Ringan

Silabus SMK Kurikulum 2013 Untuk program keahlian Teknik Sepeda Motor (TSP) dapat diunduh pada Link di bawah ini:
Silabus Teknik Sepeda Motor

BAB I PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah

Dalam impelementasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) terdapat misi yang hendak dicapai, yaitu menjadikan siswa kelak sebagai warga negara yang cerdas, terampil dan berwatak, kompeten secara memadai serta mampu mewujudkan keberlangsungan Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Berbekal dari semua itu, secara sadar dan penuh tanggung jawab, siswa akan menggunakannya untuk membangun identitas budaya, integritas sosial dan kepribadian bangsanya serta untuk menghadapi tantangan kehidupan dan penghidupan dimasa yang akan datang. Untuk mewujudkan misi tersebut perlu dilakukan perubahan terhadap pembelajaran yang berlangsung selama ini di sekolah, yaitu pembelajaran yang berorientasi pada optimalisasi kompetensi siswa. Perubahan tersebut perlu dilakukan karena pembelajaran yang berorientasi pada guru, keterlaksanaannya lebih bersifat indoktrinatif dengan menekankan pencapaian target kurikulum pada ranah pengetahuan saja. Sementara tuntutan lulusan SMK bukan hanya dapat memasuki dunia kerja, tetapi juga diharapkan mampu melanjutkan ke pendidikan lebih lanjut. Oleh karena itu pendidikan kejuruan bukan hanya perlu membekali siswa dengan keterampilan kejuruan saja, namun juga kemampuan adaptasi yang cukup dan sesuai dengan kejuruan yang diampunya, sehingga siswa siap menghadapi perubahan yang akan terjadi dimasa mendatang. Program adaptif adalah kelompok mata pelajaran yang berfungsi membentuk siswa sebagai individu agar memiliki dasar pengetahuan yang luas dan kuat untuk menyesuaikan diri atau beradaptasi dengan perubahan yang terjadi di lingkungan sosial, lingkungan kerja, serta mampu mengembangkan diri sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni. Program adaptif berisi mata pelajaran yang lebih menitikberatkan pada pemberian kesempatan kepada siswa untuk memahami dan menguasai konsep dan prinsip dasar ilmu dan teknologi yang dapat diterapkan pada kehidupan sehari-hari dan atau melandasi kompetensi untuk bekerja. Matematika merupakan salah satu bidang studi yang sangat penting diajarkan di sekolah. Oleh sebab itu pemerintah terus berusaha meningkatkan mutu pembelajaran matematika, di antaranya melengkapi sarana dan prasarana, penyempurnaan kurikulum, meningkatkan kualitas guru melalui penataran-penataran maupun melanjutkan pendidikan formal. -Baca Selengkapnya>

 

Perbandingan Hasil Belajar Matematika Yang Menggunakan Metode Discovery Learning Dengan Metode Tanya Jawab  Di Kelas X SMK Negeri 2 Sungai Penuh Tahun Pelajaran 2010/2011

Oleh : Arif Harianto,S.Pd

BAB I

PENDAHULUAN

1.1   Latar Belakang Masalah

           Matematika merupakan salah satu bidang studi yang sangat penting diajarkan di sekolah. Oleh sebab itu pemerintah terus berusaha meningkatkan mutu pembelajaran matematika, diantaranya melengkapi sarana dan prasarana, penyempurnaan kurikulum, meningkatkan kualitas guru melalui penataran-penataran maupun melanjutkan pendidikan formal. Namun kenyataannya di lapangan menunjukan bahwa usaha-usaha tersebut masih belum memberikan hasil yang optimal, khususnya pada mata pelajaran matematika. Hal ini terlihat dari masih banyaknya guru yang belum menggunakan metode pembelajaran yang terpusat pada siswa dan terciptanya kondisi pembelajaran yang kondusif dan menyenangkan, sehingga kegiatan pembelajaran berlangsung secara efektif dan efisien. -Baca Selengkapnya>

A. Pendahuluan

Meotodologi Penelitian kuantitatif dengan teknik statistiknya diakui mendominasi analisis penelitian sejak abad ke-18 sampai abad ini. Dengan semakin canggihnya teknologi komputer, berkembang teknik-teknik analisis statistik yang mendukung pengembangan penelitian kuantitatif. Metodologi penelitian kuantitatif statistik menjadi lebih bergengsi daripada metodologi penelitian kuantitatif. Lebih-lebih bila diperhatikan pula pada sejumlah kenyataan bahwa ada sementara calon ilmuwan yang menggunakan metodologi kualitatif dengan alasan dan bukti ketidakmampuannya di dalam menggunakan teknik-teknik analisis statistik.

Pada segi lain, karena bergengsinya metodologi penelitian kuantitatif dengan teknik-teknik statistiknya, banyak ilmuwan ataupun pakar ilmu yang tenggelam ke dalam teknik-teknik analisis yang canggih, sehingga melupakan kelemahan di damping keunggulan filsafat dan teori metodologi penelitian yang melandasinya.

Secara garis besar, dapat dijelaskan bahwa metodologi penelitian kuantitatif mulai dengan menetapkan obyek studi yang spesifik, dieliminasikan dari totalitas atau konteks besarnya sehingga menjadi ekplisist atau jelas obyek studinya. Sesudah itu, baru disusun kerangka teori sesuai dengan obyek studi spesifiknya. Dari situ, dapat ditelorkan hipotesis atau problematik penelitian, instrumen pengumpulan data, teknik sampling serta teknik analisisnya. Selain itu juga dapat ditentukan rancangan metodologik lainnya seperti penetapan batas signifikansi, teknik-teknik penyesuaian jika ada kekurangan atau kekeliruan di dalam hal data, adminstrasi, analisis, dan semacamnya. Dengan kata lain, semua dirancang dan direncanakan secara matang sebelum peneliti terjun ke lapangan untuk melakukan kegiatan penelitiannya. -Baca Selanjutnya>

Upaya Meningkatkan Efektifitas Pembelajaran Kompetensi Memahami Dasar-Dasar Elektronika Melalui Optimalisasi Pembelajaran Tuntas (Mastery Learning) di Kelas X Teknik Instalasi Tenaga Listrik  SMK Negeri 2 Sungai Penuh Tahun Pelajaran 2010-2010

oleh : Arif Harianto

 

BAB I   PENDAHULUAN

 

1.1    Latar Belakang Masalah

Pendidikan yang mampu mendukung pembangunan di masa mendatang adalah pendidikan yang mampu mengembangkan potensi siswa sehingga yang bersangkutan mampu menghadapi dan memecahkan problema kehidupan yang dihadapinya. Pendidikan harus menyentuh potensi nurani maupun potensi kompetensi siswa. Konsep pendidikan tersebut terasa semakin penting ketika seseorang harus memasuki kehidupan di masyarakat dan dunia kerja karena yang bersangkutan harus mampu menerapkan apa yang dipelajari di sekolah untuk mengatasi problema yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari.

Pendidikan di SMK mengisyaratkan bahwa siswa sudah terlatih dalam mengatasi problema yang dihadapi sehari-hari. Hal ini diwujudkan dalam hal pelaksanaan pembelajaran praktek yang bersifat individual. Dengan pelaksanaan praktek individual ini maka siswa secara tidak langsung belajar untuk mengatasi permasalahan. Hal ini terjadi karena pelaksanaan praktek baik dinilai proses maupun hasilnya sangat bergantung pada kreativitas siswa. -Baca Selengkapnya>

Belajar dan belajar selagi masih ada waktu kita tak pernah terlambat untuk belajar sesuatu yang baik untuk dunia akhirat kita..niatkan untuk ibadah karena Allah semata...

KALENDER

November 2017
S S R K J S M
« Agu    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930  
%d blogger menyukai ini: